Home / Berita Teknologi dan Gadget

Melalui KOCCA, Korea Kenalkan dan Kembangkan Konten Kreatif di Indonesia

Kamis | 06 Oktober 2016 | 22:59:17 WIB
Melalui KOCCA, Korea Kenalkan dan Kembangkan Konten Kreatif di Indonesia FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — Tangsel (JN) - Duta Besar Republik of Korea, Mr. Cho Tae Young berencana akan membuka K-Content Expo KOCCA (Korea Creative Content Agency) di ICE BSD Tangerang Selatan.

Event besar yang berlangsung dari 6-8 Oktober 2016 ini diselenggarakan oleh Ministry of Culture, Sport and Tourism of Korea dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) yang bekerjasama dengan Korea Creative Content Agency (KCCA).

"Korea-Indonesia Creative Ekonomy Fair akan menjadi pameran pertama dan terbesar di Indonesia yang menekankan pada K-Content seperti Game, Broadcast, Animasi dan Karakter, Komik dan lain-lain," jelas Mr.Song Seong Gak, Ceo KOCCA saat Press Conference, Kamis (6/10/16) di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Mr. Song Seong Gak menambahkan, Expo ini diharapkan dapat berperan sebagai bagian dari pemerintahan Korea yang bertanggung jawab penuh dalam mempromosikan industri konten kreatif yang dimiliki oleh Korea.

Sementara, Wakil President KCCA Greg Nam Geol Kim mengatakan, Korea Creative merupakan organisasi yang mengembangkan konten. "Kami akan memperkenalkan K-Content kepada masyarakat Indonesia dengan berbagai program seperti konseling, Business Macthing, Konser K-POP," ujarnya.

KOCCA 2016 ini diharapkan dapat menjadi peluang dan jembatan bisnis antara Korea dan Indonesia dalam bidang bisnis kreatif. "Selain Indonesia, negara-negara Asia Tenggara juga menjadi bisnis pertukaran ini," ungkapnya.

Masih menurutnya, berbagai industri entertainment Korea memang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia seperti K-Pop, Game dan lainnya. "Harapan saya masyarakat Indonesia dapat lebih memanfaatkan kesempatan ini. Karena dipilihnya Indonesia sebagai ajang Expo yang pertama kalinya oleh KOCCA yang dinilai Indonesia merupakan negara terbesar yang ada di dunia dengan jumlah penduduk sebanyak 250 juta," ucapnya.

Rencananya pameran ini akan menyediakan sekitar 50 konten, tentunya konten ini dipilih sesuai dengan apa yang menjadi peluang pasar di Indonesia. "Saya yakin kerjasama akan berhasil walaupun dengan cara patungan, tapi dapat mengembangkan ekonomi kreatif," harapnya.(is)



Penulis:
Editor: Redaksi