Home / Berita Teknologi dan Gadget

STT PLN Himpun dan Manfaatkan Teknologi Sederhana Untuk Capai listrik Kerakyatan

Kamis | 18 Mei 2017 | 15:13:25 WIB
STT PLN Himpun dan Manfaatkan Teknologi Sederhana Untuk Capai listrik Kerakyatan FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Salah satu gagasan dari Listrik Kerakyatan (LK) adalah membuang sampah pada kawat listrik dan mengonversinya menjadi energi listrik. Gagasan ini adalah dalam rangka merespons sistem konvensional pembangkitan listrik terpusat yang semakin menghadapi banyak kendala dalam pembangunannya.

"Sebut saja kebutuhan akan lahan yang sangat luas untuk pembangkitnya sendiri, tapak tower dan ruang bebas jaringan transmisi yang terbentang mulai dari pembangkit sampai ke rumah/kantor/gedung konsumen," ujar Ketua STT PLN, Dr Ir Supriadi Legino, MM, MBA disela Launching Karya Untuk Negeri "Listrik Kerakyatan",
Kamis (18/5/17) di Gedung Sasana Kriya TMII.

Lebih lanjut katanya, untuk itu Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN) menginisiasi LK yang merupakan perubahan pola pikir dalam mengelola ketenagalistrikan saat ini dengan menghimpun dan memanfaatkan berbagai teknologi sederhana dan murah yang cocok untuk dikelola oleh masyarakat awam.

"Namun demikian, kita masih memerlukan waktu dan proses yang panjang agar konsep ini bisa diterima oleh para pengambil keputusan dalam sektor ketenagalistrikan baik dari pemerintah, PLN, maupun swasta," ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, kita membutuhkan sekitar 700.000 tenaga operator dan teknisi untuk mengoperasikan dan memelihara sekitar 80.000 megawatt instalasi listrik yang akan dibangunsampai tahun 2025.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut yakni, Dirjen Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. Supriadi Legino, MM, MBA selaku Ketua STT PLN dan Ir. Djoko Paryoto, MT (pakar gas sampah & briket) - STT PLN. (idris)



Penulis:
Editor: Redaksi