Home / Berita Jawa Barat

Walau Baru 11 Tahun, Namun Paguyuban Sundawani Terlihat Dewasa

Selasa | 06 November 2018 | 13:20:19 WIB
Walau Baru 11 Tahun, Namun Paguyuban Sundawani Terlihat Dewasa FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — Bandung -- Berbagai kesenian khas Jawa Barat di suguhkan dalam acara Milangkala Paguyuban Sundawani yang ke -11 dengan dihadiri empat ribu lebih anggota yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, bertempat di Taman Budaya, Jalan Bukit Dago Utara, Bandung, Minggu (4/11).

Acara di buka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti oleh seluruh anggota keluarga besar Paguyuban Sundawani sebagai tanda cinta terhadap NKRI, lalu sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua DPD Kota Bandung selaku tuan rumah serta Ketua Umum Paguyuban Sundawani, selanjutnya acara potong tumpeng dan hiburan yang menampilkan kesenian dan budaya asli Jawa Barat.

Ketua Umum Paguyuban Sundawani, Kiki Medfo mengutarakan, dirinya tidak menyangka bahwa Paguyuban Sundawani bisa sebesar sekarang, awal mulanya hanya beranggotakan tujuh orang.

Kiki menambahkan, di usianya yang ke -11 ini, dirinya berharap semua bisa dewasa khususnya buat Keluarga Besar Paguyuban Sundawani, jangan mengedepankan kekerasan dalam setiap menyelesaikan masalah.

"Saya tidak melihat Paguyuban ini besar dari banyaknya anggota yang terdata, karena kita melihat apa arti banyaknya anggota kalau rasa silaturahmi rasa persaudarannya tidak ada," ujar Kiki.

Lebih lanjut Kiki mengatakan, Paguyuban Sundawani ini sudah besar karena memang di antara kita sesama anggota rasa memilikinya dan rasa persaudaraanya sudah tinggi. Bahkan satu anggota sakit semua ikut merasakannya. Itulah salah satu yang mencerminkan kebesaran paguyuban ini.

"Selama 11 tahun ini paguyuban Sundawani telah bergerak dalam sejumlah bidang kegiatan seperti keagamaan, sosial dan budaya. Bersama perjalanan waktu paguyuban ini sudah dapat berkembang pesat," katanya.

Masih menurutnya, Paguyuban ini merupakan wadah bagi seluruh anggota untuk dapat bersilaturahmi menjalin persaudaraan dengan semua lapisan masyarakat dan organisasi lainnya.

Acara turut di meriahkan dengan Upacara adat, pentas seni kecapi suling, pentas seni karinding/jaipong, pentas seni celempung, pentas seni pencak silat, pentas seni calung, pentas seni tarawangsa, pentas seni wayang golek dan galengan sora awi serta pemberian plakat dari HDCI kepada ketua umum paguyuban Sundawani. (Iwa/Dans)



Penulis:
Editor: Redaksi
  • GMMI Ajak Warga Tolak Politisasi Mesjid, Hoax dan Radikalisme

    GMMI Ajak Warga Tolak Politisasi Mesjid, Hoax dan Radikalisme

    JAKARTA, Masa kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan anggota legislatif tahun 2019 ini, rumah ibadah sebagai salah satu tempat yang paling rawan untuk dipolitisasi oleh

    Berita Megapolitan - 16 Januari 2019 | | 07:16:39 WIB
  • Daripada Perang Hoax Di Medsos, Balad Jokowi Bandung Raya Ajak Lakukan Kegiatan Sosial

    Daripada Perang Hoax Di Medsos, Balad Jokowi Bandung Raya Ajak Lakukan Kegiatan Sosial

    BANDUNG - Berdasarkan data yang dihimpun redaksi permintaan darah di kota Bandung masih tinggi, pada tahun 2016 secara total mencapai 143.910 kantung darah dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 155.

    Berita Jawa Barat - 13 Januari 2019 | | 13:04:49 WIB
  • Sahabat Bulungan Gelar Deklarasi Dukung Jokowi

    Sahabat Bulungan Gelar Deklarasi Dukung Jokowi

    JAKARTA, Sahabat Bulungan yang terdiri dari Alumni SMA IX ,SMA XI dan SMA 70 Bulungan bersatu membentuk aliansi tim pendukung Jokowi 2 periode adalah wadah untuk menyatukan pergerakan bagi pihak

    Berita Politik - 09 Januari 2019 | | 17:23:31 WIB
  • Gubernur Anies Hadiri Hari Amal Bakti Ke-73 Kemenag 2019

    Gubernur Anies Hadiri Hari Amal Bakti Ke-73 Kemenag 2019

    JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara Hari Amal Bakti Kemenag RI ke 73 di Halaman Kantor Kanwil Kemenag Jakarta Timur, Kamis, (3/12). "Marilah kita panjatkan puji dan

    Berita Megapolitan - 04 Januari 2019 | | 10:07:41 WIB
  • Staf Presiden: Pembangunan Kebun Plasma di Papua Kewajiban Hukum

    Staf Presiden: Pembangunan Kebun Plasma di Papua Kewajiban Hukum

    PAPUA, Staf Kepresidenan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada Kamis (13/12) lalu untuk melihat perkembangan industri sawit yang berada di sana. Dari

    Berita Nasional dan Daerah - 21 Desember 2018 | | 10:20:17 WIB