Home / Pendidikan dan Artikel

Laznas Al Azhar Kembali Hadirkan Ratusan Generasi Muda Produktif Indonesia

Kamis | 28 Desember 2017 | 16:45:37 WIB
Laznas Al Azhar Kembali Hadirkan Ratusan Generasi Muda Produktif Indonesia FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Hingga akhir tahun 2017, LAZ Al Azhar melalui salah satu program unggulan Rumah Gemilang Indonesia (RGI) telah sukses membina lebih dari 2.000 pemuda pemudi usia produktif di Indonesia menjadi generasi gemilang yang siap kerja. Hasil itu juga tampak dengan kembali digelarnya acara Wisuda Santri RGI Angkatan 16 dan 17 yang berjumlah 195 Santri.

Kepala Divisi Program LAZ Al Azhar Rahmatulloh Sidik mengatakan, selama 6 bulan para santri RGI tak hanya dididik untuk memiliki keahlian terkait jurusan yang diambilnya, tetapi juga memiliki wawasan pengetahuan dan keagamaan yang luas, berakhlaq baik dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta memiliki semangat mandiri dan kemampuan leadership yang baik.

"Bahkan santri RGI angkatan 16 dan 17 yang di wisuda ini sudah banyak yang langsung bekerja di tempat mereka magang atau praktek kerja Iapangan karena skill mereka baik serta memiliki attitude yang bagus, mitra kita langsung mengajak mereka untuk langsung bekerja", papar Rahmatulloh Sidik, di Aula Buya Hamka Komplek Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Kamis, (28/12/17).

Kembali dijelaskan, RGI adalah salah satu bukti keberhasilan lAZNAS AI Azhar dalam memperluas manfaat dana zakat, infaq, dan sedekah Anda secara komprehensif. Mari terus bergandeng tangan bersama LAZ Al Azhar untuk memperluas manfaat dari amanah zakat, infaq, dan sedekah Anda untuk mengentaskan kemiskinan. Semoga keberkahan selalu menaungi kesuksesan kita semua.

Ditempat yang sama, Kepala Divisi Kepatuhan dan Kajian Dampak LAZ Al Azhar, Agus Nafi menegaskan Azhar sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari pemerintah melalui Kementerian Agama dalam pengelolaan zakat secara nasional.

"Ini menjadi tantangan tersendiri, jadi mau tidak mau kami harus terus mengembangkan diri dan berinovasi, sehingga kontribusi kami semakin banyak terhadap penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Kami ingin jadi bagian yang berguna bagi bangsa ini," ujarnya.

Adapun Kuliah Umum disampaikan oleh Haris Darmansyah dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyampaikan, zakat adalah sistem sosial dan dapat membantu program kerja dan pengentasan kemiskinan. Ini sudah di buktikan oleh LAZ Al Azhar dengan manajemen pengelolaan yang baik selama 13 tahun.

"Banyak lembaga zakat lain di Indonesia, apabila ini disinergikan dapat menjadi lebih baik lagi," ucapnya.(idris)




Penulis:
Editor: Redaksi