Home / Berita Jawa Barat

Wapres JK Kembali Tinjau Pembangunan UIIl, Cimanggis, Depok

Kamis | 22 Agustus 2019 | 11:04:08 WIB
Wapres JK Kembali Tinjau Pembangunan UIIl, Cimanggis, Depok FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — DEPOK, Proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat terus mendapat perhatian dari pemerintah. Ini terpantau saat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) langsung meninjau dan mendengarkan pemaparan dari petugas proyek pembangunan kampus di tiga titik.

Tiba di lokasi JK bersama Menteri PAN-RB Syafruddin, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menkominfo Rudiantara dan Rektor UIII, Komaruddin Hidayat. tiba di UIII, Kamis (22/8/19) sekitar pukul 08.30 WIB disambut Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Pada kesempatan tersebut, JK meninjau tiga titik di kampus UIII. Seperti pembangunan pagar keliling dan infrastruktur kawasan kampus UIII, perumahan dosen, dan asrama mahasiswa. Kemudian JK mendengarkan pemaparan dari Genderal Manager Departemen Bangunan Gedung Asrama Kampus UIII, Yulianto.

"Di atas asrama, di bawah adalah rumah dosen untuk paket sekarang kita kerjakan baru 9 rumah dosen," jelas Yulianto mengenai progres pembangunan.

Lebih lanjut kata Yulianto, saat ini progres (pembangunan asrama) sudah mencapai sekitar 45 persen dari rencana 38 persen.

"Ini asrama dan ruangan?," tanya JK sambil menunjuk desain bangunan yang ada di display proyek.

Iya, asrama dan ruangannya ini, Pak," jawab Yulianto.

"2 kamar 1 mahasiswa?," tanya JK lagi.

"Iya (luar ruangan) 15 meter. Kita sudah selesaikan beberapa unit juga. Satu ruangan itu 15 meter untuk satu mahasiswa, dan ada balkon 4 meter persegi. Itu juga sudah cukup nyaman," imbuh Yulianto.

JK kemudian melanjutkan peninjauan ke titik selanjutnya yaitu proyek pembangunan gedung rektorat, fakultas, kawasan 3 pilar kampus UIII paket I. Selama kurang lebih 1 jam JK melakukan peninjauan di lokasi.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meletakkan batu pertama pembangunan kampus UIII pada Selasa (5/6/2018). Pembangunan kampus itu menelan dana hingga Rp 3,9 triliun.





Penulis:
Editor: Redaksi