Home / Berita Megapolitan

Pemerintah diharapkan Menunjukkan Keberpihakan Lebih Jelas Kepada Pengusaha Pribumi

Kamis | 12 September 2019 | 12:35:05 WIB
Pemerintah diharapkan Menunjukkan Keberpihakan Lebih Jelas Kepada Pengusaha Pribumi FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Pusat Fauzan Fadel Muhamad Maulana menuturkan, pemerintah diharapkan menunjukkan keberpihakan lebih jelas kepada pengusaha pribumi.

"Penguasaan asing pada perekonomian antara lain bisa dilihat pada Bursa Efek Indonesia. Data BEI menunjukkan hingga 60 persen dana yang berputar di bursa merupakan dana luar," ujar Fauzan kepada wartawan, Rabu (12/9) di Milenium Hotel.

Lebih lanjut katanya, hal lain yang mencemaskan adalah ketimpangan penguasaan aset. Hingga 70 persen aset kekayaan Indonesia dikuasai oleh hanya 1 persen penduduk.

"Ketimpangan itu sangat bertentangan nilai Pancasila, keadilan sosial," ucapnya.

Masih kata Fauzan, dirinya khawatir dengan pemerintah yang sangat agresif menarik investasi asing dibanding memberdayakan pengusaha dalam negeri. Karpet merah diberikan kepada investor asing.

"Pengusaha pribumi /WNI mau berusaha banyak sekali hambatannya. Bunga bank tinggi, perizinan berbelit, macam-macam halangannya. Kondisi itu tidak akan terurai selama tidak ada ada kebijakan afirmatif terhadap pengusaha pribumi.

Masih katanya, DPR pernah mewacanakan undang-undang soal keberpihakan pada pengusaha pribumi. Namun, sampai sekarang kelanjutan wacana belum terlaksana.

"Kalau tidak ada peraturan jelas, kondisi ini akan terus terjadi," ungkapnya.

Dalam berbagai kesempatan, lanjut Fauzan banyak pihak sepakat Indonesia butuh lebih banyak wirausaha untuk mendorong pertumbuhan perekonomian. Kesadaran itu menunjukkan pentingnya keberpihakan pada pengusaha pribumi. Semakin banyak pengusaha, negara semakin untung.



Penulis:
Editor: Redaksi