Home / Berita Megapolitan

BNPB Akui Lambat Evakuasi Korban Banjir Hari Pertama

Jumat | 03 Januari 2020 | 11:21:34 WIB
BNPB Akui Lambat Evakuasi Korban Banjir Hari Pertama FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — Jakarta, -- Kepala Nasional Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengakui bahwa proses evakuasi korban banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya sempat berjalan lambat pada Rabu (1/1) kemarin.

Menurut dia, jumlah petugas yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban tidak sebanding dengan jumlah warga yang meminta untuk dievakuasi.

"Sangat betul (evakuasi lambat), warga yang meminta untuk evakuasi jumlahnya belasan ribu. Sementara unsur aparat yang bertugas di lapangan sangat terbatas," kata Doni saat meninjau Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1).

Doni menyatakan evakuasi yang lambat tak terjadi hari ini. Menurut dia, hari ini sudah banyak aparat TNI dan Polri yang dikerahkan ke lapangan.

Selain itu, Doni mengimbau agar masyarakat lebih memperhatikan faktor keamanan dalam menghadapi bencana. Dalam hal ini, Ia memfokuskan pada wilayah yang dilalui aliran sungai.

Ia pun meminta Pemerintah Kota atau Kabupaten berani mengambil tindakan, sehingga warga yang berada di wilayahnya dapat mengutamakan keamanan.

"Tadi pagi sudah ada kesepakatan dengan semua unsur TNI, Polri, Basarnas, ada tim pengamanan. Jadi aset warga yang ada di daerah tertentu akan diamankan oleh unsur aparat keamanan," jelas dia.

"Jangan bertahan lagi di sekitar bibit sungai karena risiko akan besar," ujar dia.

Hujan intensitas tinggi yang berlangsung lama pada Rabu lalu menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah Jakarta. Banjir juga terjadi di Bekasi dan Depok, Jawa Barat serta Lebak, Banten.

Terdapat beberapa wilayah yang sulit untuk dievakuasi kemarin. Kendalanya karena keterbatasan personel dan perahu karet untuk evakuasi.

Di Bekasi, warga mengeluhkan kurang perahu karet, seperti warga Perumahan Kemang Ifi Graha/Angkatan Laut Sinar Pondok Benda, Jatiasih, Kota Bekasi.

Warga perumahan tersebut, Gusti (27), menyebut masih banyak warga terutama lansia yang terjebak di dalam rumah akibat banjir. Ia pun meminta instansi terkait segera mengirimkan bantuan perahu karet.

"Belum dapat bala bantuan, perahu karet stock-nya sedikit cuma satu atau dua, itu pun bukan dari Tim SAR," ujarnya kemarin. (mjo/wis)



Penulis:
Editor: Redaksi
  • Perguruan Tinggi menanti kebijakan Kampus Merdeka

    Perguruan Tinggi menanti kebijakan Kampus Merdeka

    Menanti kebijakan Kampus Merdeka ini menjadi langkah awal dari rangkaian kebijakan untuk perguruan tinggi JAKARTA, Setelah meluncurkan konsep Merdeka Belajar. Baru-baru ini, Menteri Pendidikan dan

    Berita Pendidikan - 14 Februari 2020 | | 00:58:54 WIB
  • Komite I DPD RI Siapkan Pansus DOB

    Komite I DPD RI Siapkan Pansus DOB

    JAKARTA, Forkonas CDOB, (Forum Kordinasi Calon Daerah Otonomi Baru) menggelar Audiensi lanjutan bersama Komite I DPD RI yang di pimpin Wakil Ketua Komite I yang juga Senator asal Aceh, H. Fachrul

    Berita Pemerintahan - 12 Februari 2020 | | 22:39:35 WIB
  • Investor swasta dan asing siap untuk investasi di Kota Baru

    Investor swasta dan asing siap untuk investasi di Kota Baru

    Jakarta - Pemerintah telah resmi mengumumkan pemindahan ibu kota di Kalimantan Timur pada 2024 nanti. Ini juga merupakan tahun pertama (tahun 2020) dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

    Berita Nasional dan Daerah - 12 Februari 2020 | | 15:54:23 WIB
  • 384 Usulan di bahas dalam Musrembang Tingkat Kecamatan Cilandak

    384 Usulan di bahas dalam Musrembang Tingkat Kecamatan Cilandak

    JAKARTA, Kecamatan Cilandak, Kota Administrasi Jakarta Selatan gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan membahas 384 usulan yang diajukan warga dari tingkat RW dan

    Berita Megapolitan - 11 Februari 2020 | | 19:34:27 WIB
  • Kades Ketos, Babinsa Cikande dan Bhabinkamtibmas, Kembalikan Keceriaan Warga

    Kades Ketos, Babinsa Cikande dan Bhabinkamtibmas, Kembalikan Keceriaan Warga

    BANTEN, Saat ini banjir yang menggenangi Perumahan Bumi Ketos Regency, bertempat di desa Ketos Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten sudah surut. Seluruh warga sudah tidak lagi berada ditempat

    Berita Nasional dan Daerah - 11 Februari 2020 | | 18:13:19 WIB