Home / Berita Politik

Putusan PTUN, Partai Hanura Kembali ke Kepengurusan Lama, OSO-Sudding

Senin | 19 Maret 2018 | 21:43:30 WIB
Putusan PTUN, Partai Hanura Kembali ke Kepengurusan Lama, OSO-Sudding FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Pengadilan Tata Usaha Negara mengabulkan permintaan Partai Hanura kubu Daryatmo dan Sarifuddin Sudding untuk menunda pelaksanaan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Nomor M. HH-01.AH.11.01 tahun 2018. Surat ini mengesahkan kepengurusan Partai Hanura di bawah Oesman Sapta Odang (OSO).

Dalam keterangan persnya yang disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Didi Apriadi, pihaknya menilai putusan sela PTUN ini membuat SK Kemenkumham kubu Oesman Sapta tidak berlaku.

"Maka harus kembali kepada SK Hanura yang lama di mana pada saat itu struktur kepengurusan Hanura adalah OSO-Sudding", tandas Didi kepada wartawan, Senin malam (19/3/18) di Hotel Sultan, Jakarta.

Didi berharap putusan sela ini bisa menghentikan seluruh permasalahan yang dihasilkan dari dualisme kepengurusan Hanura.

"Termasuk pemecatan, PAW, dan penyitaan aset kantor Hanura yang terjadi di beberapa daerah bisa dihentikan", ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Hanura kubu Sudding menggugat SK kepengurusan dari Kementerian Hukum dan HAM kubu Oesman Sapta ke PTUN DKI Jakarta. Untuk keperluan pemilihan umum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga menerima kepengurusan Hanura kubu Oesman Sapta.

Sementara, Kuasa Hukum Hanura kubu Sudding, Adi Warman, menambahkan, putusan sela ini membuat pelaksanaan SK Kemenkumham milik Oesman Sapta tidak berlaku. SK Nomor 1 Tahun 2018 ini tentang restrukturisasi, reposisi, dan kepengurusan DPP Partai Hanura.

"Sampai putusan perkara ini memiliki kekuatan hukum tetap", imbuh Adi.

Masih menurutnya, jika terdapat keadaan mendesak, majelis hakim berhak mengabulkan permohonan penundaan. Ia pun berharap semua instansi menyangkut pelaksanaan pemilu menghargai putusan sela ini. Kubu Sudding pun akan segera mendatangi KPU dan Badan Pengawas Pemilu untuk menjelaskan putusan sela ini.

Lebih lanjut katanya, pihaknya akan meminta pihak KPU dan Bawaslu untuk tidak memfasilitasi kepengurusan Hanura kubu Oesman Sapta dan Sekretaris Jenderal Heri Lontung Siregar. "Kecuali kepengurusan OSO dan Sarifuddin Sudding", tegasnya menutup pernyataannya. (rhd/tc)



Penulis:
Editor: Redaksi
  • West Senayan, Konsep Apartemen, Mal dan Kios di Ciledug Yang Sudah Progress 26 Persen

    West Senayan, Konsep Apartemen, Mal dan Kios di Ciledug Yang Sudah Progress 26 Persen

    CILEDUG, Keinginan kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam sektor tempat tinggal (Apartemen, red) sekaligus pusat perbelanjaan (mal) dan kios membangkitkan semangat Moizland Development yang

    Berita Ekonomi dan Bisnis - 19 April 2018 | | 20:28:23 WIB
  • Kemendes PDTT Optimistis 15.000 Desa Tertinggal Terentaskan

    Kemendes PDTT Optimistis 15.000 Desa Tertinggal Terentaskan

    JAKARTA, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) optimistis jumlah desa tertinggal di Indonesia akan terentaskan sebanyak 15 ribu desa dari 30 ribu desa

    Berita Nasional dan Daerah - 18 April 2018 | | 12:19:41 WIB
  • Kemendes PDTT Optimistis 15.000 Desa Tertinggal Terentaskan

    Kemendes PDTT Optimistis 15.000 Desa Tertinggal Terentaskan

    JAKARTA, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) optimistis jumlah desa tertinggal di Indonesia akan terentaskan sebanyak 15 ribu desa dari 30 ribu desa

    Berita Nasional dan Daerah - 18 April 2018 | | 12:17:06 WIB
  • Generasi Milenial Harus Siap Hadapi Perubahan Zaman

    Generasi Milenial Harus Siap Hadapi Perubahan Zaman

    BANDUNG, Perubahan jaman yang bersamaan dengan kemajuan teknologi informasi menjadi hal tidak bisa dielakkan lagi saat ini. Sebagai generasi muda yang ada di jaman sekarang, zaman milenial harus siap

    Berita Jawa Barat - 12 April 2018 | | 13:43:14 WIB
  • Besok, Underpass Mampang-Kuningan Siap Uji Coba

    Besok, Underpass Mampang-Kuningan Siap Uji Coba

    JAKARTA - Besok, Rabu 11 April 2018, Underpass Mampang-Kuningan akan dilakukan uji coba oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. "Untuk melakukan uji coba underpass Mampang-Kuningan tersebut, kami telah

    Berita Megapolitan - 10 April 2018 | | 23:02:13 WIB