Home / Berita Nasional dan Daerah

Investor swasta dan asing siap untuk investasi di Kota Baru

Rabu | 12 Februari 2020 | 15:54:23 WIB
Investor swasta dan asing siap untuk investasi di Kota Baru FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — Jakarta - Pemerintah telah resmi mengumumkan pemindahan ibu kota di Kalimantan Timur pada 2024 nanti. Ini juga merupakan tahun pertama (tahun 2020) dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). APBN 2020 memiliki peran yang sangat strategis bagi pemerintah untuk secara bertahap mencapai sasaran-sasaran pembangunan nasional di dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Maju pada tahun 2045.

Terkait hal tersebut, pemerintah mengajak para investor untuk berinvestasi di Ibu Kota Baru tersebut. Pasalnya, rencana pemindahan ibu kota tersebut tentunya tak lepas dari pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana baru, dimana dalam hal ini tidak saja melibatkan pemerintah, baik pusat maupun daerah melainkan juga peran sektor swasta.

Dan tentunya, investor juga bisa memilih proyek yang diinginkan. Namun, hal tersebut juga harus dapat diselesaikan dengan baik.

Pada tahun 2020 ini, pemerintah mempunyai beberapa project pembangunan, jadi sangat tidak diharapkan bila ada project yang terbengkalai. Oleh karena itu, harus ada beberapa investor yang siap bila ada proyek yang tidak jadi berjalan atau batal di tengah jalan, maka akan dilanjutkan oleh pihak lain/ investor lain.

Seperti diketahui, adanya minat dari beberapa kontraktor kilang minyak, khususnya investor dari Jepang dan Eropa untuk melanjutkan atau mengembangkan refinary yang tidak berjalan dengan maksimal sesuai yang di harapkan, hal ini dikarenakan untuk mendukung rencana pembangunan pemerintah, khususnya juga di Balikpapan, Kalimatan Timur.

Dari data pengolahan minyak mentah di Balikpapan bisa memproduksi 360 ribu barel per hari dengan proyek RDMP (Refinery Development Master Plan) Pertamina. Oleh karena itu, sangat tidak diharapkan apabila terjadi kembali program yang terbengkalai dan jika pada akhirnya tetap ada program yang tidak bisa dilanjutkan oleh Pemerintah. Maka, beberapa investor sudah siap untuk melanjutkan pembangunan tersebut, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (12/02/2020)

Balikpapan memiliki potensi yang sangat besar sebagai kota penyangga ibu kota. Selain perekonomian yang stabil, kehidupan sosial penduduknya cukup damai, tata kotanya juga rapi dan nyaman.



Penulis:
Editor: Redaksi