Home / Berita Pendidikan

Rektor Unindra, Sumaryoto : Antisipasi Covid-19, jangan panik, namun juga jangan diremehkan

Minggu | 08 Maret 2020 | 09:53:18 WIB
Rektor Unindra, Sumaryoto : Antisipasi Covid-19, jangan panik, namun juga jangan diremehkan FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Belum adanya instruksi atau perintah dari pemerintah mengenai bagaimana pencegahan wabah virus Corona (Covid-19) di lingkungan kampus, membuat setiap kampus atau sekolah melakukan pencegahan secara mandiri dengan memberikan edukasi dan himbauan kepada peserta didiknya. Kalaupun ada himbauan dari pemerintah bila ada sekolah atau kampus yang terindikasi virus tersebut dan terpaksa diliburkan, sudah pasti akan laksanakan.

"Untuk Unindra sendiri, kami sudah melakukan himbauan melalui Ketua Program Studi (Prodi) untuk diteruskan kepada mahasiswanya. Yang penting sikap kita dewasa, jangan sampai terbawa arus emosional yang sangat berlebihan, karena musibah setiap orang harus menghadapi secara bijak. Pengendalian emosi, pengendalian diri dan sikap. Kemudian dengan cara preventif mengurangi kegiatan berpergian ketempat dimana orang berkumpul, banyak orang, terutama dari luar negeri. Itu yang penting dilakukan. Jadi tidak perlu ada tindakan khusus, seperti penggunaan masker yang berlebihan. Karena pemerintah sendiri menganjurkan penggunaan masker bila memang orang tersebut terindentifikasi sakit, seperti flu, batuk dan lain sejenisnya yang menularkan melalui udara, apalagi terindentifikasi virus Corona," urai Rektor Unindra PGRI, Prof Dr H Sumaryoto saat ditemui media ditengah kesibukannya, Sabtu (07/03/2020).

Untuk Unindra sendiri katanya, tidak ada penanganan pencegahan khusus, artinya masing-masing saling menjaga secara preventif dengan kesadaran masing-masing. Yang penting, pola hidup sehat, jangan berinteraksi berlebihan, walaupun tetap sedikit ada rasa cemas.

"Saya secara pribadi, rasa cemas walaupun sedikit tetap saja ada. Namun tetap kembalikan kepada yang Maha Kuasa saja. Itu namanya satu ujian. Tapi yang terpenting jangan panik dan juga jangan meremehkan," ungkap Sumaryoto.

Rektor juga berharap untuk tetap tenang dan lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi perkembangan terakhir virus Corona (COVID-19).

"Tetap tenang dan semakin waspada dengan mengikuti petunjuk medis untuk meminimalisir potensi tertular COVID-19. Kita semua tentu waspada, kita semua melakukan yang terbaik, untuk melakukan upaya pencegahan mandiri. Seperti salah satunya jangan bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah dinyatakan sebagai tempat yang terjangkit," ujarnya.

Perlu diketahui, meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun kampus dalam masa karantina yang ditentukan otorita setempat merupakan salah satu rekomendasi WHO yang bertujuan untuk meminimalkan epidemi virus corona. Itupun bila sekolah-sekolah dan kampus di lokasi yang terdampak wabah.

Uploader : Is_Idris



Penulis:
Editor: Redaksi