Home / Berita Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan layanan, SAP Express gandeng PowerCommerce.Asia

Kamis | 12 Maret 2020 | 15:37:03 WIB
Tingkatkan layanan, SAP Express gandeng PowerCommerce.Asia FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Sebagaimana kita ketahui, saat ini telah terjadi pergeseran pola belanja masyarakat dari belanja offline ke belanja online, hal ini menyebabkan industri eCommerce sangat menjanjikan sekali dari sisi prospek usaha. Menyikapi hal tersebut, PT Satria Antaran Prima Tbk atau lebih dikenal SAP Express (Perseroan) dengan tagline #Jagonya COD lakukan kerjasama dengan PowerCommerce.Asia untuk memperkuat bisnis eCommerce dan jasa pengiriman.

"Kenapa kami menggandeng PowerCommerce untuk untuk menghadirkan inovasi baru di dunia jasa pengiriman. Pengalaman yang dimiliki PowerCommerce.Asia sebagai salah satu digital transformation consultant expert di Indonesia. Salah satu yang terpenting adalah bahwa CEO PowerCommerce, Hadi Kuncoro merupakan ikon eCommerce Indonesia dan ditambah lagi pengalaman dari beliau yang luas dan lama sekali. Dan yang juga tidak kalah penting di sistem eCommerce ini unik berbeda dengan yang lain. Ini omnichannel, mulai dari tweeter bisa, facebook bisa terus reseller juga bisa. Konsep itu saya kira di Indonesia belum ada. Dan ini pastinya dapat beradaptasi dengan perkembangan di era digital saat ini agar l mampu bersaing di tengah persaingan yang semakin ketat," ungkap Presiden Direktur SAP Express Budiyanto Darmastono kepada media, Kamis (12/3) di Jakarta.

Budiyanto menambahkan, dengan kondisi sekarang ini, pihaknya tidak merasa terganggu, karena pihaknya kerjasama dengan perbankan, multi finance, farmasi serta cooperate lainnya yang hampir 60 persen. yang juga tersebar di seluruh Indonesia, terutama di kotamadya. bahkan hingga ke Papua.

"Sebagai salah satu perusahaan jasa pengiriman dengan pertumbuhan tercepat di Tanah Air, kami telah melayani berbagai institusi besar seperti Zilingo, Lazada, Blinli, Bank Mandiri, Bank BCA, Adira Finance, Indofood, Unilever, dan institusi lainnya dari berbagai industri," jelasnya.

Sebagai gambaran atas perkembangan dunia e-commerce yang pesat ini, Budiyanto mengutip data yang dirilis oleh Statista Digital Market Outlook pada tahun 2022 nanti, penjualan e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari USD16,4 miliar atau bertumbuh rata-rata sebesar 18% setiap tahunnya sejak 2018 lalu.

Published : Is_Idris



Penulis:
Editor: Redaksi