Home / Berita Ekonomi dan Bisnis

Melalui RUPST, Jajaran Direksi Waskita Karya Dirombak

Jumat | 06 April 2018 | 21:54:36 WIB
Melalui RUPST, Jajaran Direksi Waskita Karya Dirombak FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — JAKARTA, Kementerian BUMN merombak jajaran direksi PT Waskita Karya (Persero) TBK melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2017 yang dilaksanakan pada Jumat (6/4/18) di Gedung Waskita, Cawang, Jakarta Timur. 

Dalam RUPST Waskita hari ini yang dihadiri oleh para pemegang saham memutuskan memberhentikan M Choliq dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut). Posisinya digantikan oleh Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) I Gusti Ngurah Putra.

Selain agenda perombakan jajaran direksi, pada RUPST tersebut juga melaporkan keuangan dari Waskita tahun buku 2017 dan membagikan deviden sebesar Rp.776.342.483.468 atau sebesar 20% dari laba bersih yang diraih pada tahun buku 2017.

Pada kesempatan konferensi pers, M Choliq yang masa jabatannya telah berakhir sebagai Direktur Utama menjelaskan, sosok penggantinya sebagai Direktur Utama yakni Ngurah Putra sebenarnya tidak asing bagi Waskita. Ini lantaran sebelum di Hutama Karya dan Nindya Karya, Ngurah Putra sebenarnya mengawali karir di Waskita hingga menjadi Direktur. "Bahkan beliau sejak lulus sekolah ada di sini (Waskita)," ungkap Choliq yang didampingi jajaran direksi periodenya.

Lebih lanjut katanya, pada tahun 2017, Waskita mencatatkan kinerja yang masih relatif baik dengan perolehan total nilai kontrak dalam pengerjaan Rp 138,11 triliun.

"Pendapatan usaha Rp 45,21 triliun dan laba bersih Rp 4,20 triliun. Total aset perseroan pada tahun 2017 sebesar Rp 97,90 dan total liabilitas Rp 75,14 triliun, total ekuitas Rp 22,75 triliun dan nilai kontrak baru sebesar Rp 55,83 triliun", jelas Choliq lagi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima jaknewsonline, Selain Choliq ada empat direksi lain yang dicopot yakni, Agus Sugiono, Tunggul Rajagukguk, Adi Wibowo, dan Nyoman Wirya Adnyana. Hanya satu direksi lama yang tersisa, yakni Bambang Rianto. Posisinya dipindahkan dari Direktur Operasional III ke Direktur Operasional II. (IDR)





Penulis:
Editor: Redaksi