Home / Berita Nasional dan Daerah

MUI Minta Isi Khotbah Salat Ied Tak Bernuansa Politik

Rabu | 13 Juni 2018 | 05:38:49 WIB
MUI Minta Isi Khotbah Salat Ied Tak Bernuansa Politik FOTO | ISTIMEWA

jaknewsonline.com — Foto : Istimewa

Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta khatib salat Idul Fitri tidak menyampaikan khotbah yang berbau politik praktis. Para khatib diminta menyiarkan khotbah yang sejuk.

"Tahun ini dekat dengan tahun politik nasional Pilkada, Pilpres, Pileg, dan kami harapkan perbedaan aspirasi politik jangan sampai penyebab terjadi permusuhan dan kami minta para khatib menjauhi tema khotbah yang bernuansa politik praktis yang bisa menimbulkan perpecahan umat Islam," ujar Ketum MUI KH Maruf Amin saat jumpa pers di kantornya, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/18) seperti yang dikutip dari laman detik.com.

MUI mengimbau khatib menyampaikan khotbah yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan. Pun meminta khatib memberikan pesan kepada jemaah untuk mewaspadai bahaya terorisme hingga perbuatan asusila.

"Mengimbau kepada para khatib salat Idul Fitri menyampaikan pesan peningkatan dan ketakwaan, persaudaraan dan kedamaian kepada para jemaah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme, narkoba, minuman keras, LGBT dan segala bentuk perbuatan munkar lainnya," jelas Maruf.

Saat salat Ied nanti, Maruf meminta umat Muslim memanjatkan doa untuk saudara yang terkena musibah seperti di Palestina dan Rohingya. Yang terakhir, Maruf mengingatkan masyarakat tidak menyebarluaskan segala informasi hoax dan bersifat ujaran kebencian.

"Kami mengingatkan kepada masyarakat, khususnya saat menggunakan media sosial nanti untuk tidak menyebarkan informasi yang berisi kebohongan atau hoax, ghibah (membicarakan orang lain), fitnah, namimah (adu domba), membuka aib, ujaran kebencian dan hal sejenis lainnya," pungkasnya.



Penulis:
Editor: Redaksi